Sabtu, 12 Januari 2019

Klik (bagian 25)

KECAPEKAN, UJUNGNYA TEPAR

Setelah berjibaku dengan kepenatan, beberapa hari. Saatnya direnggangkan.

Momen balas dendam setelah dua malam berturut-turut begadang sampe pagi terus, dan tidur dengan durasi pendek pula (harus melek lagi di siang hari). Hingga tibalah pembalasan itu terjadi, tadi malam (12/01/19).

Dari setelah magrib startnya. Bangun sebentar setelah adzan isya, lalu dilanjut lagi tidur sampe subuh. Tepar pokoknya. Gak usik-usik, gak denger apa-apa lagi selama tidur. Mimpi juga hadir sepertinya ketika menjelang subuh. Jadi mimpinya selesai gegara kebangun adzan subuh.

Mimpi jadi imam sholat. Raka'at pertama baca surat tapi dilagukan kayak qori gitu. Jadinya, harusnya cepet selesai malah jadi lama. Ujungnya jamaah pada kabur semua, sisanya cuma dua orang.

Di tengah rumor pembicaraan itu, maka terbangunlah aku dari tidur. Badan sudah terasa enakan dan tak seperti kemarin, kepala agak pening serta tak karuan. Sudah fit, meski belum seratus persen.
__

Inilah yang perlu kamu tahu Ningsih. Ketika aku tak berkabar dan slow respon yang dikarenakan hal ini. Jadi, bukan karena selingkuh atau kencan dengan perempuan lain ya! Jangankan demikian, berbuat jahat padamu sedikit saja, tak pernah terbesit dalam otakku.

Sungguh naif jika dirimu menuduhku macam-macam. Sekali lagi, jelas tuduhan itu dapat kupatahkan, terkesan mengada-ada dan tanpa dasar. Oleh karenanya, santai saja ya. Aku gak kemana-mana. Cuma kecapekan dan tidur pulas. So, jangan marah lagi ya...
___

0 komentar:

Posting Komentar

 
;